Focus Group Disscussion FGD dengan Mahasiswa Balikpapan

 

 

Tak henti – hentinya langkah Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dilakukan, kali ini BNN RI bekerjasama dengan BNN Kota Balikpapan menggelar Focus Group Disscussion dengan para Mahasiswa dan juga para awak media yang berlangsung di gedung

serbaguna Universitas Balikpapan (UNIBA) pada hari Selasa 17 September 2013.

Dalam kesempatan ini BNN RI yang diwakili oleh Brigjen Pol (Purn) Noldy Ratta menyampaikan permasalahan mengenai narkotika yang sdapat mengancam setiap orang, karena itu dalam FGD kali ini BNN ingin melibatkan Mahasiswa terlibat dalam

penanganan masalah narkotika, oleh sebab itu tema pada FGD tersebut adalah ” Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan Terhadap Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, sebab mereka inilah yang merupakan perwakilan kaum intelektual dari dunia pendidikan, dan bahkan tidak jarang mereka menemukan penyimpangan terhadap penggunaan narkotika.

FGD bersama Mahasiswa dinilai sebagai salah satu langkah yang tepat dalam pelaksanaan program Preventif, karena secara tidak langsung akan memberikan para Mahasiswa edukasi yang tepat serta membuka wacana berpikir untuk menyelamatkan Bangsa kita dari kerusakan akibat Narkotika.

Hal ini di sambut antusias oleh para Mahasiswa, terbukti dengan beberapa pertanyaan yang diajukan oleh mereka, hal ini menunjukkan semakin terbukanya pemikiran mereka mengenai bahaya yang ditimbulkan oleh Narkotika yang diharapkan akan membangun semangat yang kuat untuk menolak , bahkan tidak itu saja dengan adanya FGD semacam ini maka mereka bisa ikut menyelamatkan genarasi yang telah menjadi korban dari barang haram ini. Dalam kesempatan ini pula narasumber pun memberikan penjelasan tentang undang – undang yang diberlakukan bagi pengguna atau bagi pengedar, dijelaskan bahwa dibedakan antar pengguna dan pengedar, bagi pengguna akan diberlakukan proses rehabilitasi baik medis maupun sosial sedangkan bagi pengedar akan dikenakan hukuman yang seberat2 nya, oleh karena itu bagi para pengguna yang melaporkan diri pada pihak yang telah ditunjuk oleh Negara (seperti panti rehabilitasi dan juga pelayangan kesehatan : Rumah sakit maupun Puskesmas) maka mereka tidak akan diberi sangsi hukum Pidana melainkan akan mendapatkan perawatan rehabilitasi dan dilindungi oleh negara sesuai dengan Undang – undang Nomor 35 Tahun 2009.

Kita semua berharap bahwa ancaman narkotika di negara kita bisa kita minimalisir sehingga kita bisa mewujudkan Indonesia Bebas Narkoba Tahun 2015penyalahgunaan Narkotika

 

IMG_0344 IMG_0345 IMG_0347

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Comment

Feel free to leave us a comment. Just simply enter the form below and click Submit.